Salah satu Inovasi ASTRAtech meraih penghargaan Platinum di TKMPN XXIX

ASTRAtech menorehkan capaian membanggakan dengan meraih Penghargaan Platinum pada ajang Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) ke-29 yang diselenggarakan di Batam pada 24–28 November 2025. Prestasi ini menjadi tonggak penting bagi ASTRAtech yang untuk pertama kalinya berpartisipasi dalam ajang bergengsi tingkat nasional tersebut.

TKMPN XXIX mengusung tema “Membangun Daya Saing Bangsa Melalui Inovasi yang Produktif dan Berkelanjutan” dan diikuti oleh 222 perusahaan dengan lebih dari 2.500 partisipan serta 600 paper inovasi yang dipresentasikan. Kegiatan ini merupakan forum tahunan bagi perusahaan dan organisasi di Indonesia untuk menampilkan inovasi, berbagi praktik terbaik, serta menunjukkan komitmen terhadap peningkatan mutu dan produktivitas berkelanjutan.

Dalam perhelatan ini, ASTRAtech diwakili oleh Tim QCP INNOVTracker yang berhasil menorehkan prestasi gemilang dan meraih penghargaan kategori Platinum. Tim ini terdiri dari Eko Abdul Goffar, S.Kom., M.Kom. (UPT Informatika), Fajar Lestari, S.T., M.M. (Unit Inovasi) dan Nur Haski, A.Md. (Pusat Sistem Informasi). Dimana inovasi yang dikembangkan merupakan implementasi atas ASTRAtech Dual System (produk inovasi yang dapat di hilirisasi dan dikerjakan bersama mahasiswa ASTRAtech).

Tim QCP INNOVTracker merupakan peraih Juara 1 pada kategori QCP Non-Teknik ASTRAtech, yang salah satu luaran utamanya adalah pengembangan produk bernama INNOVTracker. Sistem INNOVTracker dirancang untuk mendukung pelaksanaan kegiatan inovasi dengan kategori SS, QCC, QCP, BPI dan VIC, mulai dari proses pendaftaran, penilaian, hingga pelaporan. Kehadiran INNOVTracker memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan data inovasi serta mempermudah pemantauan historis kegiatan inovasi di ASTRAtech. Selain memberikan manfaat internal, INNOVTracker juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai solusi kolaboratif dengan industri, khususnya sebagai perangkat pendukung pelaksanaan manajemen inovasi. ASTRAtech membuka peluang kerja sama apabila terdapat kebutuhan dari pihak industri untuk memanfaatkan atau mengadopsi sistem tersebut.

Eko Abdul Goffar menuturkan, ” INNOVTracker merupakan wujud implamentasi inovasi kolaboratif  di ASTRAtech, yaitu sebuah system own develop, untuk mensupport budaya Inovasi yang ter-digitalisasi. Dimana dengan adanya system INNOVTracker yang lebih transparent dan traceability, dapat meningkatkan Innovation Involvement ASTRAtech di 121% di 2025.”

Kegiatan TKMPN tidak hanya berfokus pada kompetisi, partisipasi dalam TKMPN XXIX juga dimanfaatkan sebagai momentum pembelajaran dan benchmarking. Untuk memperkaya wawasan dan memperkuat budaya inovasi, Tim QCP INNOVTracker turut melakukan kunjungan industri ke PT Patria Maritim Perkasa dan PT Schneider Electric guna menggali praktik terbaik terkait mutu, efisiensi proses, dan pengembangan inovasi. Capaian ini menegaskan komitmen ASTRAtech dalam membangun budaya mutu dan inovasi yang berkelanjutan, sekaligus menunjukkan kesiapan institusi dalam berkontribusi terhadap peningkatan daya saing bangsa melalui pendidikan vokasi yang unggul dan relevan dengan kebutuhan industri.

Kunjungan Industri ke PT Patria Maritim Perkasa
Kunjungan Industri ke PT Schneider Electric