
Politeknik Astra menyelenggarakan Training Laser Cutting dan Bending bagi karyawan PT United Tractors Pandu Engineering pada 18–20 Februari 2026 bertempat di Politeknik Astra. Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari ini diikuti oleh empat peserta dari PT United Tractors Pandu Engineering dan merupakan bagian dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Politeknik Astra.
Training ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam memahami serta mengoperasikan proses Laser Cutting dan Bending yang banyak digunakan dalam industri manufaktur modern, khususnya dalam produksi komponen logam dengan tingkat presisi tinggi. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai prinsip kerja proses pembentukan logam, pengoperasian mesin, serta perhitungan teknis yang diperlukan untuk menghasilkan proses pembentukan yang optimal.
Materi pelatihan mencakup berbagai topik, antara lain klasifikasi material logam, jenis logam paduan baja, sifat mekanis logam, pengujian tarik dan kekerasan, pengenalan proses deformation forming, pembuatan gambar bentangan, pengenalan mesin bending, hingga prinsip dasar proses laser cutting. Peserta juga mempelajari proses integrasi antara laser cutting dan bending dalam proses manufaktur.
Kegiatan pelatihan disampaikan oleh tim pengajar dari Program Studi Teknik Produksi dan Proses Manufaktur (TPM) Politeknik Astra yang terdiri dari Nicholas Ego Guarsa sebagai ketua kegiatan, serta Danny Wicaksono, Raden Reza Rizkiansyah, Dinda Lutfiah, dan Muhammad Choirul Affandi sebagai pengajar. Pelaksanaan kegiatan juga didukung oleh tim dari Departemen Pelatihan dan Sertifikasi (DPS) yaitu Aulia Putri, serta melibatkan mahasiswa sebagai tim pendukung, yaitu Inaka Radita Surya Lapri, Ilham Arif Wicaksono, Naufal Fachruddin Rais, Akhtar Ahmad Romadhon, dan M. Raihan Fadillah.
Metode pelatihan dilaksanakan melalui kombinasi penyampaian teori, diskusi, studi kasus, serta praktik, sehingga peserta dapat memahami konsep sekaligus mengaplikasikannya secara langsung. Melalui kegiatan ini diharapkan peserta mampu melakukan perhitungan gaya bending serta pengaturan parameter mesin dengan tepat sehingga dapat menghasilkan proses pembentukan logam yang lebih efisien dan berkualitas.

Secara keseluruhan, kegiatan Training Laser Cutting dan Bending ini berjalan dengan baik dan peserta menunjukkan antusiasme selama mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan kompetensi teknis sumber daya manusia di industri manufaktur.